Home
Khotbah (Teks)
Khotbah (MP3)
Kidung Mempelai
Buku Tamu
Kesaksian
Galeri Foto
Visi & Misi
Tentang PMA
Login
 
 
Password Recovery

RING BACK TONE
KIDUNG MEMPELAI

XL kirim ke 1818
- Ebenhaezer (12701512)
- Filadelfia (12701513)
- Kristus Penolongku (12701514)

TELKOMSEL, ESIA, 3
kirim ke 1212
- Filadelfia (5260237)
- Ebenhaezer (5260238)
- Kristus Penolongku (5260239)

FLEXI kirim ke 1212
- Filadelfia (6240624)
- Ebenhaezer (6240625)
- Kristus Penolongku (6240626)

I-ring INDOSAT
( MENTARI, IM3, STAR ONE )
- Kristus Penolongku (1809611)
- Ebenhaezer (1809612)
- Filadelfia (1809613)
CARA : SET (KODE LAGU )
KIRIM KE 808

Contoh: lagu Filadelfia (XL)
Ketik: 12701513 kirim ke 1818

Khotbah (Teks)


First | Prev | PAGE 1 of 9 | Next | Last
Roh Kudus Dicurahkan ke Atas Semua Manusia
Setelah 40 hari membuktikan bahwa Dia hidup, maka naiklah Tuhan Yesus ke sorga dan ditinggikan oleh tangan kanan Allah. Namun sebelum Ia terangkat, murid-murid dilarang meninggalkan Yerusalem untuk menanti janji pencurahan Roh Kudus. Dan setelah Ia ditinggikan dan menerima Roh Kudus dari Bapa, barulah Yesus mencurahkan Roh Kudus pada hari yang ke-50 sesudah Paskah, seperti yang telah dijanjikan-Nya. More
Di Yerusalem Pasti Selamat
Suatu ucapan ilahi tentang Yerusalem merupakan nubuatan dan sekaligus peringatan bagi kita bahwa kedatangan Tuhan Yesus sudah tidak lama lagi. Melihat situasi politik saat ini, kota Yerusalem sedang dikepung dan menjadi pusat perhatian dunia. Tetapi iman kita tidak mengarah ke sana, melainkan tertuju pada Yerusalem baru. Jika saat ini kita berada dalam suasana Yerusalem yang menuju Yerusalem baru, yang artinya berada dalam Firman pengajaran (Yesaya 2:3), maka kita akan tetap aman dan tetap tinggal di tempatnya yang dahulu. More
Jangan Tinggalkan Yerusalem!
Sebagai yang diutus Bapa, Tuhan Yesus telah menyelesaikan tugas-Nya di bumi, yang puncaknya adalah penderitaan-Nya di kayu salib sampai Ia menyerahkan Roh-Nya dan mati. Tiga hari kemudian Dia bangkit dan hidup, dan setelah 40 hari terangkatlah Ia ke sorga. Sampai sekarang pun Dia hidup dan hadir di tengah-tengah ibadah kita sebagai Kepala. More
Penyertaan Tuhan
Kita memiliki seorang Kepala yang berkemenangan dan nama-Nya ialah Yesus. Dialah yang menyelamatkan umat-Nya dari bayang-bayang maut karena dosa. Dia pun telah menaklukkan segala musuh yang ada di bumi, di bawah bumi, maupun malaikat-malaikat di sorga yang telah melawan Dia. Karena Yesus adalah akar Daud yang telah menang, maka bersama Yesus kita pasti bermenangan. Haleluya! More
Kemenangan sebagai Raja dan Tuan
Yesus sebagai Juruselamat juga diperkenalkan sebagai Kepala jemaat/gereja, Mempelai Pria. Dialah Anak Domba yang telah tersembelih. Jika kita mengakui kuasa darah Anak Domba, maka Dia menjadi Juruselamat kita. Anak Domba yang berkemenangan itu juga disebut sebagai Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Di dunia ini terdapat banyak raja dan tuan, tetapi Yesus melebihi mereka semua. More
Menjadi yang Terpanggil, Dipilih, dan Setia
Anak Domba adalah Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dialah Kepala, yang sudah menaklukkan segala musuh di bawah kaki-Nya. Oleh sebab itu, mereka yang bersama-sama dengan Anak Domba akan menang. Sebagai Raja yang berkemenangan, Dia sanggup mengadakan pembelaan dan sebagai Tuan yang kaya raya, Dia sanggup mengadakan pemeliharaan bagi kita. More
Mujizat yang Baik
Daud sebagai pribadi yang selalu berkemenangan, masih menaikkan doa syukur kepada Tuhan. Sebagai pribadi yang sangat dipakai Tuhan dari masa muda sampai menjadi raja, ia senantiasa memandang kepada Tuhan, yang berdiri di sebelah kanannya, dan ia tidak goyah (Kisah Rasul 2:25-28). Banyak kehidupan mengalami kekalahan dan kegagalan karena ia tidak dapat berdiri teguh sehingga selalu goyah. More
Tuhan Melakukan Keajaiban
“…Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan Allahmu, menyertai engkau ke manapun engkau pergi…”, demikianlah Firman Tuhan kepada Yosua untuk menyeberangi sungai Yordan. More
Kuatkan dan Teguhkan Hati
 “Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini”. Kemenangan kita bukanlah oleh kekuatan kita sendiri, tetapi oleh Yesus yang telah menang atas segala musuh yang ada di bawah bumi, di bumi, dan di langit. Jika Yesus menang, maka kita, yang ada tanda sebagai milik-Nya, pasti menang (Galatia 6:17). More
Penyertaan Tuhan
Kita memiliki seorang Kepala yang berkemenangan dan nama-Nya ialah Yesus. Dialah yang menyelamatkan umat-Nya dari bayang-bayang maut karena dosa. Dia pun telah menaklukkan segala musuh yang ada di bumi, di bawah bumi, maupun malaikat-malaikat di sorga yang telah melawan Dia. Karena Yesus adalah akar Daud yang telah menang, maka bersama Yesus kita pasti bermenangan. Haleluya! More
Nama Yesus
Kita berkemenangan karena telah menempatkan Yesus sebagai Kepala, yaitu dengan mau melaksanakan segala yang Dia perintahkan kepada kita. Dan di dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit, yang ada di atas bumi, dan yang ada di bawah bumi. Oleh nama Yesus, umat-Nya diselamatkan dari dosa. More
Buah-buah Terang
Bersyukurlah, apabila Firman Tuhan mengatakan bahwa Kristus telah mengasihi jemaat, yang disebut juga ekklesia (dari bahasa Yunani), yaitu jemaat yang telah dikeluarkan dari kegelapan kepada terang yang ajaib. Artinya, dibawa untuk mengenal Allah secara tepat dan benar, karena sesungguhnya Allah adalah terang dan di dalam-Nya sama sekali tidak ada kegelapan (1 Yohanes 1:5). More
Menyatu dengan Kristus

Apabila kita mau mengenal Dia yang akan datang nanti, sebaiknya mulai sekarang kita mengenal Kristus, yang telah mengasihi jemaat dan yang telah mengorbankan diri-Nya bagi kita. Dan supaya tubuh kita kelak menjadi sama seperti Dia dan dapat melihat Dia dalam keadaan yang sebenarnya, kita harus mempersembahkan tubuh kepada Tuhan sebagai korban yang hidup – bukan korban yang mati, yang kudus, dan yang berkenan kepada Allah (Roma 12:1), yaitu dengan beribadah kepada-Nya. Dengan demikian kita telah menyatu dengan Dia dan menjadi milik Kristus yang disertai tanda-tanda pada tubuh kita ini (Galatia 6:17).

More
Mengasihi dengan Perbuatan

"Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." Penekanan Firman ini memberikan pengertian kepada kita bahwa filadelfia bukan hanya dengan perkataan tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Hal ini hanya dapat terlaksana jika ada kepenuhan Firman di dalam hati. Disebutkan dalam Roma 10:8-10, bahwa Firman itu dekat pada kita, yakni di dalam mulut dan di dalam hati. Jika hati percaya dan penuh dengan Firman disertai pengakuan dari mulut berupa kesaksian yang tulus, maka dapat melaksanakan filadelfia (kasih dengan perbuatan).

More
Dasar Pelayanan

Suatu pelayanan juga merupakan ibadah, oleh sebab itu baiklah kita melayani Tuhan dengan sebaik-baiknya melalui ibadah kita di rumah Tuhan. Saat berada di rumah Bapa, oleh Firman Pengajaran Mempelai Alkitabiah yang mencelikkan mata rohani kita, maka kita akan merasa bagaikan berada di pintu gerbang sorga karena kehadiran Tuhan Yesus di tengah kita. Bagaikan Yakub yang mengalami penglihatan dan melihat malaikat turun naik pada tangga yang menghubungkan bumi sampai ke sorga.

More
Tanda sebagai Milik Kristus
Menjadi milik Kristus hendaknya selalu menjadi kerinduan dari tiap-tiap pribadi kita karena Kristus bukan saja mengasihi jemaat tetapi lebih dari pada itu, seperti yang diucapkan Rasul Paulus, bahwa Kristus telah mengasihi aku dan telah menyerahkan diri-Nya untuk aku (Galatia 2:20). Menjadi milik Kristus berarti menjadi istri-Nya, sehingga istri adalah milik dari suami dan suami adalah milik dari istri (1 Korintus 7:2). Selain itu, istri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri tetapi suaminya dan sebaliknya (ayat 4). Berarti tubuh kita sudah menjadi hak dari Suami, yaitu Tuhan Yesus. More
Mengundang Tuhan Yesus sebagai Kepala
Untuk melihat keajaiban pertolongan Tuhan, kita harus benar-benar menempatkan Yesus sebagai Kepala dalam kehidupan kita. Caranya adalah dengan mengasihi Tuhan dan menuruti Firman-Nya. Sikap ini bagaikan mengundang Tuhan Yesus karena Bapa dan Anak akan datang kepada orang yang menuruti Firman-Nya dan diam atau tinggal bersama-sama dengan dia (Yohanes 14:21), bahkan akan menyatakan diri sebagai Mempelai Pria kepadanya yang puncaknya di Yerusalem baru (Wahyu 21:3). More
Persembahan Tubuh dan Nyawa
Sebagai Kepala, Kristus telah mengasihi jemaat dengan menyerahkan diri-Nya untuk menderita, dari kepala, tangan, kaki, maupun punggung-Nya, sampai menyerahkan nyawa-Nya dengan mati di kayu salib. Jika Kristus sebagai Mempelai Pria telah menyerahkan diri dan nyawa-Nya, bagaimanakah sikap kita sebagai jemaat yang dikasihi-Nya? Maukah kita menyatu dalam kasih-Nya dan menyerahkan diri serta nyawa kita kepada-Nya? More
Kasih Kristus sebagai Suami terhadap Jemaat
Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya sampai mati di kayu salib (Efesus 5:25; Filipi 2:6-8). Inilah kasih Tuhan Yesus sebagai Suami dan jemaat adalah istri-Nya. Oleh sebab itu kita sebagai jemaat-Nya harus mengasihi Dia sebagai Suami. Namun masih banyak orang Kristen, yang memiliki Alkitab yang sama, tidak meyakini bahwa Kristus adalah Suami bagi jemaat. More
Kristus Telah Menyerahkan Diri-Nya Bagi Jemaat

Kebaktian Jumat Agung

Karena kasih, Kristus telah menyerahkan diri-Nya atau nyawa-Nya bagi jemaat (1 Yohanes 3:16). Inilah bukti kasih Kristus sebagai Suami terhadap istri-Nya sendiri. Pengorbanan-Nya tidak dilakukan dengan terpaksa, walaupun sebelum itu Ia harus mengalami siksaan yang sedemikian rupa.

More
First | Prev | PAGE 1 of 9 | Next | Last